BERITA VIRAL > Mahasiswa UIN Suska Riau Bacok Mahasiswi dengan Kapak Gara-Gara Cinta Ditolak???

Kampus UIN Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau yang dikenal sebagai kampus madani mendadak gempar setelah seorang mahasiswa nekat melakukan aksi pembacokan terhadap rekan mahasiswinya sendiri. Kejadian yang berlangsung di lingkungan akademik ini memicu kemarahan publik sekaligus keprihatinan mendalam atas kesehatan mental dan perilaku ekstrem mahasiswa (Kompas, 2026; MetroTV, 2026).

Pihak kampus bertindak tegas dengan langsung memecat pelaku, sementara pihak kepolisian tengah mendalami motif di balik aksi keji yang diduga kuat dipicu oleh persoalan asmara yang berujung dendam (Detik News, 2026).

I. Kronologi Kejadian

Peristiwa ini terjadi di tengah suasana kampus yang seharusnya tenang karena sedang berlangsung agenda akademik:

1. Detik-Detik Penyerangan

Korban yang sedang menunggu giliran untuk melaksanakan ujian atau sidang proposal tiba-tiba didatangi oleh pelaku. Tanpa peringatan, pelaku langsung menyerang korban menggunakan senjata tajam jenis kapak/parang (Kompas TV, 2026; MetroTV, 2026).

2. Motif Penolakan Cinta

Berdasarkan pemeriksaan awal kepolisian dan keterangan saksi, motif utama pelaku adalah sakit hati karena pernyataan cintanya ditolak oleh korban. Narasi "cinta ditolak, kapak bertindak" menjadi sorotan tajam netizen (Kumparan, 2026; Detik News, 2026).

3. Kondisi Korban

Korban mengalami luka serius di bagian kepala dan tangan akibat serangan tersebut. Beruntung, informasi terkini menyebutkan korban telah sadar dan dalam kondisi stabil setelah menjalani perawatan intensif (Tribun News, 2026; Tempo, 2026).

4. Sanksi Akademik & Hukum

Rektorat UIN Suska Riau memastikan pelaku telah dipecat secara tidak hormat (DO). Secara hukum, pelaku terancam dijerat pasal penganiayaan berat atau bahkan percobaan pembunuhan berencana sesuai Pasal 340 jo 53 KUHP (Detik News, 2026; Riau Aktual, 2026).

II. Bedah Kasus Secara Akademik

1. Rejection Sensitivity dan Agresi

Dalam psikologi, tindakan ini merupakan bentuk ekstrem dari ketidakmampuan mengelola penolakan.

Kajian Akademik: Menurut teori Frustration-Aggression oleh Dollard dkk., agresi muncul ketika seseorang terhalang dalam mencapai tujuannya (dalam hal ini, memiliki korban). Ditambah dengan Rejection Sensitivity (sensitivitas berlebih terhadap penolakan), pelaku memandang penolakan korban sebagai serangan terhadap harga dirinya yang harus dibalas dengan kekerasan (Antara News, 2026).

2. Pudarnya Kontrol Sosial di Kampus

Sosiologi melihat kampus sebagai institusi kontrol sosial. Namun, ketika nilai-nilai kemanusiaan kalah oleh dorongan emosional individu, fungsi kontrol tersebut dianggap gagal.

Analisis Keilmuan: Merujuk pada buku "Criminology" karya Freda Adler, lingkungan yang seharusnya aman (kampus) berubah menjadi lokasi kejahatan karena adanya motivated offender (pelaku yang termotivasi) dan suitable target (korban yang rentan) tanpa pengawasan yang memadai pada momen tersebut (Kompas, 2026).

3. Perspektif Viktimologi: Dampak Trauma Mahasiswi

Studi viktimologi menekankan bahwa korban tidak hanya menderita luka fisik, tetapi juga Long-term PTSD (Gangguan Stres Pasca Trauma). Fakta bahwa kejadian terjadi di tempat yang seharusnya aman (kampus) akan mengubah persepsi korban terhadap ruang publik dan pendidikan selamanya.

III. Pelajaran Moral dan Hikmah bagi Publik

1. Cinta Bukan Pembenaran Kekerasan

Hubungan interpersonal seharusnya didasari atas kesepakatan dua arah. Menolak atau diterima adalah bagian dari risiko sosial yang harus dihadapi dengan kedewasaan, bukan dengan senjata.

2. Pentingnya Literasi Emosi

Kasus ini menunjukkan betapa krusialnya pendidikan karakter dan manajemen emosi sejak dini. Kepintaran akademik tidak menjamin kecerdasan emosional seseorang.

3. Keamanan Kampus adalah Prioritas

Kampus harus menjadi Safe Space. Kejadian ini adalah alarm keras bagi seluruh perguruan tinggi untuk memperketat keamanan dan pengawasan terhadap akses senjata tajam ke dalam lingkungan pendidikan.

IV. Strategi Preventif Masa Depan

Untuk memutus rantai kekerasan serupa, diperlukan solusi sistemik:

1. Layanan Konseling Wajib

Kampus perlu menyediakan pusat konseling yang proaktif, di mana mahasiswa yang mengalami tekanan mental atau masalah asmara yang berat bisa mendapatkan bantuan tanpa stigma.

2. Deteksi Dini Perilaku Menyimpang

Dosen pembimbing akademik harus peka terhadap perubahan perilaku mahasiswa yang cenderung mengisolasi diri atau menunjukkan tanda-tanda obsesif berlebih terhadap rekan lawan jenis.

3. Integrasi Kurikulum Kecerdasan Emosional

Pendidikan tinggi tidak boleh hanya fokus pada IPK, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kemampuan menyelesaikan konflik tanpa kekerasan (Kumparan, 2026).

4. Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Sanksi pemecatan oleh kampus dan proses pidana oleh kepolisian harus berjalan transparan untuk memberikan efek jera (deterrence effect) kepada siapapun yang berniat melakukan aksi serupa.

Referensi:

  1. Detik News: Kampus Pastikan Mahasiswa UIN Suska Riau yang Bacok Mahasiswi Dipecat
  2. Kompas Regional: Kronologi Mahasiswi UIN Suska Riau Dibacok Teman Sendiri: Pelaku Sudah Ditangkap
  3. Kumparan News: Motif Mahasiswa UIN Suska Riau Bacok Mahasiswi: Cinta Ditolak
  4. Kompas TV: Mahasiswi UIN Riau Diserang Saat Tunggu Ujian, Polisi Bongkar Motif
  5. MetroTV News: Viral Mahasiswi UIN Sultan Syarif Kasim Riau Dibacok saat Sidang Proposal
  6. Antara News: Pembacokan Mahasiswi UIN Suska Riau: Begini Kronologinya
  7. Tempo.co: Kondisi Mahasiswi UIN Suska Riau Korban Pembacokan Temannya


INFO PELATIHAN PPDS / PPDGS, AcEPT UGMPAPS UGMdan akademik lainnya?

Silahkan menghubungi No Admin GLC 0818 25 1111

 

INFORMASI PPDS UGM CEK DISINI

INFORMASI PPDGS UGM  CEK DISINI

INFORMASI PPDS CENTER SE-INDONESIA CEK DISINI


INFO BIMBINGAN ACEPT UGM CEK DISINI

TESTIMONI PESERTA CEK DISINI

JADWAL TES ACEPT UGM CEK DISINI

CARA MENDAFTAR TES ACEPT UGM CEK DISINI

CEK KUOTA TES ACEPT UGM LIHAT DISINI

CONTOH SOAL ACEPT UGM PELAJARI DISINI

CEK HASIL TES ACEPT UGM DISINI


INFO BIMBINGAN PAPS UGM CEK DISINI

TESTIMONI PESERTA CEK DISINI

JADWAL TES PAPS UGM CEK DISINI

CARA MENDAFTAR TES PAPS UGM CEK DISINI

CEK KUOTA TES PAPS UGM LIHAT DISINI

CONTOH SOAL PAPS UGM PELAJARI DISINI

CEK HASIL TES PAPS UGM DISINI


INFO BIMBINGAN IUP UGM CEK DISINI

JADWAL TES IUP UGM CEK DISINI

 


acept ugm , tes acept ugm , tes acept , acept , soal acept ugm , pendaftaran acept ugm , hasil acept ugm , jadwal acept ugm , accept ugm , accept , acep , ppb ugm , ppb ugm acept , pelatihan acept, kursus acept , lihat hasil tes acept ugm , jadwal tes acept ugm , tips lulus acept, iup ugm , iup, gmst, gmst ugm , lulus iup ugm paps ugm , tes paps ugm , tes paps , paps , soal paps ugm , pendaftaran paps ugm , hasil paps ugm , jadwal paps ugm , paps ugm , tpa ugm , um ugm , tpda ugm , pelatihan paps , kursus paps , lihat hasil tes paps ugm , jadwal tes acept ugm , tips lulus paps ppds , ppdgs, dokter residen , ppds center , ppds ugm , ppds unair , ppds unsu , ppds ui , ppds undip, dokter spesialis, iup , iup kedokteran, iup ugm Toefl test , tes toefl , soal toefl , soal soal toefl , toefl online , contoh toefl , itp toefl , itp , ibt toefl , belajar toefl , contoh soal toefl , nilai toefl , latihan toefl, contoh tes toefl , tes toefl itp , skore toefl , materi toefl , toefl jogja , toefl yogyakarta , pelatihan toefl , kursus toefl , tips toefl , trik toefl , jadwal tes toefl itp yogyakarta info beasiswa , beasiswa, peluang beasiswa , pejuang beasiswa , scholarship , scholarships , scholar , scholars , lpdp , info film , film bagus , rekomendasi film , film ok , fim korea , drama korea , drakor , kdrama , k-drama, korean drama , korean movie , k-movie , kmovie , kpop , k-pop , cdrama , china drama , drama china , film china , film jepang , film thailand , film taiwan , film barat , dunia film , bioskop bagus

0 Komentar

Copyright © 2025 - Gamada Learning Center - All Rights Reserved
Back to Top