Dunia politik tanah air kembali dihentakkan oleh kabar kembalinya Ahmad Sahroni ke posisinya semula sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI. Setelah sempat dinonaktifkan menyusul sanksi dari Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD), penetapan kembali politisi Partai Nasdem ini memicu perdebatan sengit di ruang publik. Apakah ini sebuah rehabilitasi nama baik yang sah, ataukah potret kompromi politik yang mengabaikan nilai etik? (CNN Indonesia, 2026; Kompas Nasional, 2026).
Sahroni secara resmi ditetapkan kembali dalam rapat internal Komisi III setelah menjalani masa nonaktif. Meskipun ia menyampaikan terima kasih kepada MKD atas proses hukum yang dilaluinya, publik tetap melayangkan kritik tajam terkait konsistensi penegakan etik di parlemen (Antara News, 2026).
I. Kronologi: Dari Penonaktifan hingga Penetapan Kembali
Perjalanan Sahroni kembali ke kursi pimpinan tidaklah mulus dan penuh drama administratif:
1. Sanksi MKD
2. Masa Nonaktif Selesai
3. Penetapan Kembali (Februari 2026)
4. Respon Publik
II. Analisis Multidisiplin Ilmu
1. Perspektif Ilmu Politik: Teori Elit dan Reciprocal Altruism
Kembalinya Sahroni dapat dianalisis melalui teori elit kekuasaan. Dalam sistem politik Indonesia, kekuatan partai seringkali melampaui mekanisme kontrol etik internal.
Kajian Akademik: Menurut teori Reciprocal Altruism dalam politik, terdapat kecenderungan antar elit untuk saling mengamankan posisi masing-masing demi stabilitas koalisi. Langkah Nasdem mengembalikan Sahroni adalah bentuk proteksi aset politik strategis, namun secara eksternal ini memicu ketegangan dengan pemilih yang mengharapkan standar moral tinggi (Kompas.id, 2026).
2. Perspektif Hukum dan Etika Publik: Formalitas vs Moralitas
Secara hukum acara di DPR, penetapan kembali mungkin sah jika masa sanksi telah berakhir. Namun, dalam kajian etika publik, terdapat perbedaan antara "Legalitas" dan "Legitimasi Moral".
Analisis Keilmuan: Berdasarkan buku "Ethics in Public Management", kepercayaan publik dibangun bukan hanya berdasarkan kepatuhan pada aturan tertulis (hukum), tetapi juga pada persepsi kepatutan. Pengabaian terhadap substansi sanksi MKD demi formalitas administratif dapat menciptakan persepsi bahwa hukum di parlemen hanyalah instrumen seremonial (Antara News, 2026).
3. Perspektif Sosiologi Hukum: Social Trust yang Terkikis
Sosiologi hukum melihat bahwa sanksi etik seharusnya berfungsi sebagai alat pemulihan sosial (restorative). Jika seorang pejabat kembali tanpa ada proses rehabilitasi yang transparan kepada publik, maka fungsi sanksi tersebut gagal. Hal ini berisiko memperlebar jarak antara rakyat dan wakilnya (Klik Nusantara, 2026).
III. Pelajaran Moral dan Hikmah bagi Publik
Kasus ini memberikan refleksi mendalam bagi masyarakat Indonesia:
1. Pentingnya Literasi Politik
2. Integritas Bukan Sekadar Prosedur
3. Kekuatan Suara Rakyat
IV. Solusi Jalan Tengah: Reformasi Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD)
Agar polemik serupa tidak terus berulang dan integritas DPR tetap terjaga, diperlukan solusi struktural:
1. Independensi MKD
2. Transparansi Pemulihan Hak
3. Sanksi Politik Melalui Pemilu
Referensi
- Kompas.id: Penetapan Kembali Sahroni Bisa Berujung Sanksi Politik
- CNN Indonesia: Ahmad Sahroni Kembali Ditetapkan Jadi Pimpinan Komisi III DPR RI
- Antara News: Sahroni Kembali Jadi Wakil Ketua Komisi III Usai Dinonaktifkan
- Kompas Nasional: Balik ke Komisi III, Sahroni Berterima Kasih kepada MKD
- Harian Terbit: Nasdem Tegaskan Ikuti Putusan MKD Terkait Sahroni
- Merah Putih: Nasdem Sebut Proses MKD Sahroni Telah Tuntas
INFO PELATIHAN INTERVIEW PPDS / PPDGS, AcEPT UGM, PAPS UGM, dan akademik lainnya?
Silahkan menghubungi No Admin GLC 0818 25 1111
INFORMASI PPDS UGM CEK DISINI
INFORMASI PPDGS UGM CEK DISINI
INFORMASI PPDS CENTER SE-INDONESIA CEK DISINI
INFO BIMBINGAN ACEPT UGM CEK DISINI
TESTIMONI PESERTA CEK DISINI
JADWAL TES ACEPT UGM CEK DISINI
CARA MENDAFTAR TES ACEPT UGM CEK DISINI
CEK KUOTA TES ACEPT UGM LIHAT DISINI
CONTOH SOAL ACEPT UGM PELAJARI DISINI
CEK HASIL TES ACEPT UGM DISINI
INFO BIMBINGAN PAPS UGM CEK DISINI
TESTIMONI PESERTA CEK DISINI
JADWAL TES PAPS UGM CEK DISINI
CARA MENDAFTAR TES PAPS UGM CEK DISINI
CEK KUOTA TES PAPS UGM LIHAT DISINI
CONTOH SOAL PAPS UGM PELAJARI DISINI
CEK HASIL TES PAPS UGM DISINI
INFO BIMBINGAN IUP UGM CEK DISINI
JADWAL TES IUP UGM CEK DISINI

0 Komentar