Universitas Indonesia (UI) kembali melakukan terobosan dalam dunia pendidikan tinggi dengan meresmikan Program Studi Sarjana (S1) Kecerdasan Artifisial (AI) di bawah naungan Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom). Dimulai pada tahun akademik 2026/2027, kehadiran program studi ini merupakan respon strategis terhadap tingginya permintaan global akan tenaga ahli yang mampu mengarsiteki sistem cerdas secara mandiri.
Menjadi Arsitek Algoritma
Salah satu poin penting yang perlu digarisbawahi adalah kedalaman kurikulum yang ditawarkan. Adila Krisnadhi, selaku Kepala Program Studi AI Fasilkom UI, menekankan bahwa pendidikan AI di UI tidak bertujuan sekadar mencetak pengguna alat (tools) atau sekadar mahir melakukan instruksi teks (prompting).
Visi besar dari jurusan ini adalah membekali mahasiswa dengan kemampuan untuk membangun model AI dari nol, mengembangkan algoritma yang kompleks, hingga mengimplementasikannya dalam skala industri. Ini adalah pergeseran dari paradigma "konsumen teknologi" menjadi "pencipta solusi".
Fondasi dan Filosofi Keilmuan
Secara substansi, program ini merupakan spesialisasi mendalam dari rumpun ilmu komputer. Namun, perbedaannya terletak pada penekanan yang sangat kuat pada logika matematika dan rekayasa sistem. UI menyadari bahwa untuk menciptakan AI yang andal dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat Indonesia, dibutuhkan pemahaman fundamental yang kokoh, bukan sekadar pemahaman teknis permukaan.
Peta Jalan Pembelajaran: Dari Logika ke Solusi Nyata
Mahasiswa yang bergabung dalam program ini akan dihadapkan pada kurikulum yang komprehensif. Pada fase awal, fokus akan diarahkan pada penguatan "otot" logika dan komputasi melalui berbagai mata kuliah fundamental:
- Fondasi Matematika: Mahasiswa akan mendalami struktur logika dan diskrit, struktur linear, kalkulus, hingga statistika dan probabilitas. Fondasi ini sangat krusial karena AI, pada intinya, adalah matematika yang diaplikasikan.
- Dasar Pemrograman dan Struktur Data: Membangun kemampuan berpikir algoritmik melalui pemrograman dasar hingga struktur data yang kompleks.
- Inti Kecerdasan Artifisial: Di sinilah mahasiswa mulai mengeksplorasi dunia Machine Learning, Deep Learning, Computer Vision, hingga Generative AI yang tengah menjadi tren global.
- Pengembangan Produk dan Operasional: Pendidikan tidak berhenti di teori; mahasiswa akan diajarkan cara merancang produk AI, mengelola proyek pengembangannya, hingga memahami arsitektur dan operasional aplikasi AI di dunia nyata.
Melalui integrasi antara teori yang mendalam dan proyek praktik, lulusan prodi AI UI diharapkan tidak hanya menguasai teori di balik layar monitor, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi teknologi yang siap digunakan untuk menjawab tantangan zaman.
INFO PELATIHAN PPDS / PPDGS, AcEPT UGM, PAPS UGM, dan akademik lainnya?
Silahkan menghubungi No Admin GLC 0818 25 1111
INFORMASI PPDS UGM CEK DISINI
INFORMASI PPDGS UGM CEK DISINI
INFORMASI PPDS CENTER SE-INDONESIA CEK DISINI
INFO BIMBINGAN ACEPT UGM CEK DISINI
TESTIMONI PESERTA CEK DISINI
JADWAL TES ACEPT UGM CEK DISINI
CARA MENDAFTAR TES ACEPT UGM CEK DISINI
CEK KUOTA TES ACEPT UGM LIHAT DISINI
CONTOH SOAL ACEPT UGM PELAJARI DISINI
CEK HASIL TES ACEPT UGM DISINI
INFO BIMBINGAN PAPS UGM CEK DISINI
TESTIMONI PESERTA CEK DISINI
JADWAL TES PAPS UGM CEK DISINI
CARA MENDAFTAR TES PAPS UGM CEK DISINI
CEK KUOTA TES PAPS UGM LIHAT DISINI
CONTOH SOAL PAPS UGM PELAJARI DISINI
CEK HASIL TES PAPS UGM DISINI
INFO BIMBINGAN IUP UGM CEK DISINI
JADWAL TES IUP UGM CEK DISINI

0 Komentar