Banyak kandidat PPDS/PPDGS keluar dari ruang wawancara dengan perasaan lega, merasa telah menjawab semua pertanyaan dengan "tegas". Namun, saat pengumuman tiba, nama mereka tidak tercantum. Ternyata, ada jurang pemisah yang lebar antara apa yang dianggap kandidat sebagai "jawaban benar" dengan apa yang ingin didengar oleh penguji (konsulen).
Persoalan utama biasanya bukan pada kecerdasan, melainkan pada etika komunikasi, kerendahan hati (humility), dan ketajaman persepsi sosial.
I. Antara Identitas dan Sikap Defensif
Kesalahan fatal sering terjadi sejak detik pertama perkenalan. Banyak kandidat terjebak dalam pola komunikasi yang "tertutup" dan terkesan menyembunyikan identitas. Saat diminta memperkenalkan diri, dijawab dengan "Nama saya dr. ABC." Padahal dr. bukanlah nama, tapi gelar.
II. Filosofi "Mengosongkan Gelas"
Dalam dunia pendidikan spesialis, sikap "mengosongkan gelas" bukan sekadar kiasan, melainkan syarat mutlak kelulusan. Banyak kandidat cerdas secara akademik gagal karena menunjukkan keangkuhan medis.
- Bisa Diajar (Teachable): Konsulen mencari murid, bukan mencari saingan. Jika Anda datang dengan gelas yang sudah penuh—merasa sudah ahli karena pengalaman kerja atau gelar dokter—konsulen akan melihat Anda sebagai risiko. Orang yang merasa sudah tahu segalanya biasanya sulit menerima koreksi klinis.
- Menghargai Mentor (Dokter maupun Non-Dokter): Kandidat yang terjebak dalam Dunning-Kruger Effect sering kali meremehkan mentor non-dokter (psikolog/edukator). Padahal, mentor tersebut menilai aspek mental yang tidak terlihat oleh mata medis. Ketika ditanya, "Anda mendapat rekomendasi dari siapa?" Lalu dijawab dengan "Ada lah, dosen saya" (tanpa nama) atau bersikap ogah-ogahan adalah sinyal bahwa Anda tidak memiliki rasa hormat pada hierarki ilmu pengetahuan.
- Intelektual Humility: Mengakui bahwa ada banyak hal yang belum Anda ketahui justru menunjukkan kematangan intelektual. Penguji lebih menghargai kandidat yang berkata, "Saya ingin belajar lebih dalam di bawah bimbingan Dokter," daripada yang mencoba berdebat secara teoritis.
III. Simulasi "Red Flag Detection"
Mari kita lihat bagaimana sikap defensif dan keangkuhan sering kali muncul dalam jawaban "nyablak", dan bagaimana cara mengubahnya menjadi jawaban yang mencerminkan kerendahan hati yang profesional.
Simulasi 1: Tentang Evaluasi Diri
Pertanyaan Penguji: "Apa kekurangan terbesar Anda yang mungkin bisa menghambat studi Anda nanti?"
Red Flag (Sombong/Defensif):
Ini menunjukkan kurangnya self-awareness. Mengatakan tidak punya kekurangan adalah tanda kesombongan."Saya rasa saya tidak punya kekurangan berarti, Dok. Selama ini saya selalu bisa menyelesaikan tugas tepat waktu. Paling saya hanya terlalu perfeksionis saja."
Jawaban Profesional (Humble & Teachable):
"Kekurangan saya adalah manajemen waktu yang terkadang melambat karena terlalu fokus pada detail teknis. Namun, saya menyadari ini dan sudah mengatasinya dengan skala prioritas. Saya sangat berharap melalui bimbingan di prodi ini, saya bisa belajar bekerja dengan lebih efisien dan sistematis."
Simulasi 2: Tentang Komitmen dan Kehidupan Pribadi (Isu Keluarga)
Pertanyaan Penguji: "Anda ini egois sekali, anak masih kecil ditinggal di daerah demi PPDS. Bagaimana kalau nanti anak Anda sakit dan studi Anda terbengkalai?"
Red Flag (Membantah Egois):
Terkesan arogan dan meremehkan kekhawatiran penguji. "Tidak masalah bagi Anda" bukan berarti "tidak masalah bagi kelancaran tugas jaga rumah sakit.""Saya sudah diskusi dengan suami dan keluarga besar, mereka semua sepakat. Bagi saya pribadi tidak masalah, Dok."
Jawaban Profesional (Problem Solver & Humble):
"Saya sangat menghargai perhatian Dokter terhadap stabilitas tugas saya. Hal ini sudah kami antisipasi dengan menyiapkan support system keluarga besar. Saya datang ke sini dengan niat tulus untuk belajar, dan saya telah mengondisikan diri agar tanggung jawab domestik tidak mengganggu komitmen saya dalam pelayanan di RS ini."
Simulasi 3: Tentang Kesalahan Medis dan Teguran
Pertanyaan Penguji: "Jika Anda melakukan kesalahan medis saat jaga dan ditegur keras oleh senior di depan umum, apa reaksi Anda?"
Red Flag (Anti-Kritik/Baper):
Menunjukkan ego yang terlalu tinggi. Anda lebih peduli pada harga diri daripada perbaikan klinis."Saya akan terima kalau memang salah, tapi menurut saya tidak perlu menegur di depan umum karena itu menjatuhkan harga diri saya di depan pasien. Dan tidak juga harus menggunakan bahasa yang keras, saya ingin diajar dan ditegur secara soft-spoken."
Jawaban Profesional (Resilient & Patient Safety):
"Saya akan tetap tenang dan menerima teguran tersebut sebagai koreksi demi keselamatan pasien. Saya tidak akan melakukan pembelaan diri di saat itu. Setelah tugas selesai, saya akan menemui senior tersebut secara pribadi untuk meminta maaf dan memohon arahan agar kesalahan saya tidak terulang kembali."
IV. Datanglah sebagai Murid
Konsulen akan menghabiskan waktu 4-5 tahun bersama Anda. Mereka tidak mencari "robot pintar" yang keras kepala, mereka mencari rekan kerja yang jujur, terbuka, dan memiliki etika.
- Hilangkan kata "Tapi kan..." saat diberi arahan.
- Sebutkan identitas dan asal-usul dengan detail sebagai bentuk transparansi.
- Hargai setiap mentor, karena penilaian mereka adalah kunci pembuka pintu residensi Anda.
Tunjukkan bahwa gelas Anda kosong dan siap diisi oleh ilmu serta bimbingan para guru. Kerendahan hati tidak akan membuat Anda terlihat lemah; justru itulah yang menunjukkan Anda siap menjadi dokter spesialis yang berintegritas.
INFO PELATIHAN PPDS / PPDGS, AcEPT UGM, PAPS UGM, dan akademik lainnya?
Silahkan menghubungi No Admin GLC 0818 25 1111
INFORMASI PPDS UGM CEK DISINI
INFORMASI PPDGS UGM CEK DISINI
INFORMASI PPDS CENTER SE-INDONESIA CEK DISINI
INFO BIMBINGAN ACEPT UGM CEK DISINI
TESTIMONI PESERTA CEK DISINI
JADWAL TES ACEPT UGM CEK DISINI
CARA MENDAFTAR TES ACEPT UGM CEK DISINI
CEK KUOTA TES ACEPT UGM LIHAT DISINI
CONTOH SOAL ACEPT UGM PELAJARI DISINI
CEK HASIL TES ACEPT UGM DISINI
INFO BIMBINGAN PAPS UGM CEK DISINI
TESTIMONI PESERTA CEK DISINI
JADWAL TES PAPS UGM CEK DISINI
CARA MENDAFTAR TES PAPS UGM CEK DISINI
CEK KUOTA TES PAPS UGM LIHAT DISINI
CONTOH SOAL PAPS UGM PELAJARI DISINI
CEK HASIL TES PAPS UGM DISINI
INFO BIMBINGAN IUP UGM CEK DISINI
JADWAL TES IUP UGM CEK DISINI

0 Komentar